Blogger Widgets

Kamis, 18 Desember 2014

RPP kerajaan islam disekitar selat malaka



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Sekolah                       : SMA
Mata Pelajaran            : Sejarah Indonesia
Kelas/Semester            : X/II
Materi Pokok              : Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia yang tersebar
                                     disekitar Selat Malaka (Samudera Pasai, Malaka, Aceh)
Alokasi Waktu            : 1 X 30 Menit

A.           Kompetensi Inti (KI)
KI 1       :   Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2       : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleransi, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3       : Memahami, menerapkan,menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejasian, sertamenerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4       : Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah kongkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri an mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B.            Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar
Indikator
1.2  Mengahayati keteladanan para pemimpin dalam toleransi antar umat beragama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
1.2.1 Menghayati ajaran agama yang dianut
1.2.2 Mengamalkan sikap toleransi antar umat beragama
1.2.3 Meneladani sikap pemimpin pada masa kerajaan Islam yang mampu mengorganisir seluruh rakyat dengan semangat perang fisabilillah untuk melawan penjajah

2.1  Menunjukkan sikap tanggungjawab, peduli terhadap berbagai hasil budaya pada zaman praaksara, Hindu-Budha dan Islam.
2.1.1 Menganalisis tinggalan kerajaan Islam yang masih bisa kita jumpai sebagai bukti sejarah yang harus kita jaga dan lestarikan
3.8  Menganalisis karakteristik kehidupan masyarakat, pemerintahan dan kebudayaan pada masa kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia dan menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini.
3.8.1   Menganalisis karakteristik kehidupan di kerajaan Islam di sekitar Selat Malaka (Samudera Pasai, Malaka dan Aceh

4.8  Menyajikan hasil penalaran dalam bentuk tulisan tentang nilai-nilai dan unsur budaya yang berkembang pada masa kerajaan Islam dan masih berkelanjutan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa kini.
 4.8.1 Menyajikan hasil indentifikasi karakteristik kerajaan Islam di Indonesia yang ada di sekitar Selat Mlaka dalam bentuk tulisan


C.           Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat:
Kompetensi Sikap Spiritual
1.2.1       Menghayati ajaran agama yang dianut.
1.2.2       Mengamalkan sikap toleransi antar umat beragama.
1.2.3       Meneladani sikap pemimpin pada masa kerajaan Islam yang mampu mengorganisir seluruh rakyat dengan semangat perang fisabilillah untuk melawan penjajah.
Kompetensi Sikap Sosial
2.1.1     Menganalisis tinggalan hasil kebudayaan Islam sebagai bukti sejarah yang harus dijaga.
Kompetensi Sikap Pengetahuan
3.8.1  Menganalisis karakteristik kehidupan di kerajaan Islam di sekitar Selat Malaka (Samudera Pasai, Malaka dan Aceh).
Kompetensi Sikap Keterampilan
3.8.1.4 Membuat resume tentang kondisi kerajaan-kerajaan Islam di sekitar selat   Malaka (Samudera Pasai, Malaka dan Aceh).

D.           Materi Pembelajaran (Rincian Dari Materi Pokok)
Pengaruh kebudayaan Islam sudah mulai masuk ke nusantara jauh sebelum kerajaan-kerajaan Islam tumbuh dan berkembang yakni sekitar abad ke-7.  Islam kemudian masuk dan menyebar keberbagai penjuru nusantara dan semakin kuat pengaruhnya hingga ke istana sehingga kemudian munculah kerajaan-kerajaan yang bernafaskan Islam di daerah Sumatera, Jawa bahkan hingga ke Indonesia bagian timur.
1.    Kehidupan masyarakat, pemerintahan dan kebudayaan pada masa kerajaan Islam   yang ada di Pulau Sumatera atau di sekitar selat Malaka:
a.       Kerajaan Samudera Pasai
b.      Kerajaan Malaka
c.       Kerajaan Aceh

E.            Metode Pembelajaran
Pendekatan               : Saintifik
Metode                     : Ceramah, diskusi, tanya jawab
Strategi                     : Cooperative Jigsaw

F.     Media, Alat dan Sumber Pembelajaran
1.       Media
-          Power point
2.      Alat/Bahan
-          LCD
-          Leptop
3.      Sumber Belajar
-          Hapsari,Ratna. M.Adil. 2013. Sejarah Indonesia Jilid 1 untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
-          Farid, Samsul. 2013. Sejarah Indonesia untuk  SMA-MA/SMK Kelas X.. Bandung: Yrama Media.
-          Internet : wikipedia//KERAJAAN ISLAM/ -nusantara.html.

G.    Langkah-Langkah kegiatan Pembelajaran
1.    Pertemuan Pertama
Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu
A.      Kegiatan Pembuka
1)   Guru membuka pelajaran dengan memberikan salam, berdoa bersama, menanyakan kabar peserta didik, serta menyiapkan psikis peserta didik melalui motivasi
2)   Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
3)  Guru menanyakan materi yang telah dipelajari oleh peserta didik pada pertemuan berikutnya
4)  Guru memberi ringkasan bahan ajar pada peserta didik yang telah disiapkan oleh guru sebelumnya
5)  Guru menyampaikan langkah-langkah model pembelajaran yang akan digunakan untuk pertemuan kali ini, yaitu Cooperative Jigsaw
Adapun langkah-langkahnya antara lain:
a. Peserta didik diminta untuk membentuk kelompok yang beranggotakan 4 orang
b. Peserta didik dalam kelompok mendapatkan soal dari guru untuk   didiskusikan
c.  Setelah berdiskusi mengerjakan soal, guru meminta kelompok menutup soal dan jawaban yang telah dikerjakan
d.    Guru membuka kesempatan tiap-tiap kelompok beradu cepat menjawab pertanyaan dengan menggunakan bahasa sendiri tanpa melihat hasil diskusi
e.    Bagi kelompok yang menjawab pertanyaan dengan benar, guru memberi kesempatan menempelkan kartu jawabannya ke bagan yang telah disediakan guru
f.     Bagi kelompok yang berhasil menempatkan kartu jawaban tersebut ke bagan secara berurutan, misal membentuk diagonal, horisontal atau zigzag maka akan mendapatkan tambahan poin dan menyerukan yel-yel kelompok.

15 Menit
B.      Kegiatan Inti
Mengamati
1)       Peserta didik diminta untuk mengamati gambar-gambar dan peta yang disajikan oleh guru yang berkaitan dengan kerajaan-kerajaan Islam di sekitar Selat Malaka.
·         Nilai yang dikembangkan : kesungguhan, ketelitian
Menanya
1)   Peserta didik diarahkan untuk mengeksplorasi dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung (pertanyaan hipotetik) dengan materi ajar.
Contoh pertanyaan:
a)      Di mana dan Kapan letak kerajaan Samudera Pasai?
b)      Pada tahun berapakah pasukan Portugis yang dipimpin Alfonso de Albuquerque menduduki Malaka??
c)      Siapa peletak kesultanan pertama di Aceh?
·        Nilai yang dikembangkan : rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan
Mencoba/mengumpulkan data atau informasi
1)      Peserta didik mendapatkan kartu soal dari guru yang berisi dengan beberapa pertanyaan yang telah dibuat untuk didiskusikan bersama dalam kelompok
2)      Peserta didik mencari informasi dan bahan-bahan pendukung seperti buku-buku lain dan internet untuk menjawab soal tersebut.
·         Nilai yang perlu dikembangkan : Mengembangkan sikap teliti, menghargai pendapat orang lain, kerja keras, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari
Mengasosiasi/menalar
1)      Peserta didik menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan berkaitan dengan kerajaan Islam Samudera Pasai dan Aceh
2)      Peserta didik mendiskusikan temuan jawaban yang diperoleh dalam kelompok.
·         Nilai yang perlu dikembangkan : teliti, menghargai pendapat orang lain, kerja keras
Mengkomunikasikan
1)      Peserta didik bersama dengan guru membahas hasil diskusi bersama dengan cara adu cepat dalam menjawab pertanyaan
2)      Peserta didik dengan bimbingan guru mengecek dan mendiskusikan jawaban peserta didik dari kelompok lain di depan dan kelompok yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar berhak menempatkan jawabannya di kotak-kotak jawaban yang telah disediakan guru. Bila jawaban-jawabannya nanti bisa membentuk kotak yang berurutan maka akan mendapat tambahan poin
3)      Peserta didik dan guru menyimpulkan bahasan yang telah didiskusikan bersama di dalam kelas.
·         Nilai yang perlu dikembangkan : toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar.
60 Menit
 Kegiatan penutup
1)      Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan berkaitan kerajaan-kerajaan Islam yang ada di Pulau Sumatera,  dengan diminta menjawab pertanyaan  secara lisan dari guru
2)      Guru meminta peserta membuat resume materi tentang kondisi kerajaan-kerajaan Islam di sekitar selat Malaka (Samudera Pasai, Malaka dan Aceh )
3)      Guru menyampaikan materi yang akan dilaksanakan untuk minggu depan
4)      Guru mengingatkan peserta didik untuk tetap belajar dan menghimbau kepada mereka untuk tidak segan bertanya jika ada hal yang belum dimengerti pada pertemuan selanjutnya.
15 Menit





H.    Penilaian
1.            Kompetensi Sikap Spiritual dan Sosial
a.       Teknik Penilaian: Observas
b.      Bentuk Instrumen: Lembar Observasi
c.       Kisi-kisi:

Nama Peserta Didik       : ………………….
Kelas                              : ………………….
Tanggal Pengamatan      : …………………..
Materi Pokok/Tema       : …………………..
No
Aspek Yang Diamati
Skor
1
Berdoa sebelum kegiatan pembelajaran




2
Mengucapkan syukur ketika selesai melaksanakan kegiatan pembelajaran




3
Menghargai dan menghormati sesama




4
Memelihara hubungan baik dengan teman sekelas




5
Menjaga kebersihan lingkungan kelas





Total Skor





Petunjuk Penskoran
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
Contoh :
Skor diperoleh 14, skor tertinggi 4 x 5 pernyataan = 20, maka skor akhir :
Sangat Baik      : apabila memperoleh skor  3,34 – 4,00
Baik                   : apabila memperoleh skor  2,66 – 3,33
Cukup                : apabila memperoleh skor  1,66 – 2,65
Kurang               : apabila memperoleh skor kurang  1,66

2.            Kompetensi Pengetahuan
a.         Teknik Penilaian:
1)        Tes : tulis
b.        Bentuk Instrumen:  Tes tulis uraian


Kisi-kisi soal
Indikator
Soal
Bobot
3.8.1 Mendeskripsikan karakteristik kehidupan di kerajaan Islam di sekitar Selat Malaka (Samudera Pasai, Malaka dan Aceh
1. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar:
a.       Di mana letak kerajaan Samudera Pasai?
b.      Siapa peletak kesultanan pertama di Samudera Pasai?

10
2. Bagaimana kondisi perekonomian Kerajaan Malaka ?
10
3.  Bagaimana kondisi perekonomian dan peran Samudera Pasai dalam kancah perdagangan internasional ?

10
4. Bagaimana pengaruh kerajaan Samudera Pasai terhadap perkembangan Islam di nusantara?

10
5.  Deskripsikan latar belakang masuknya pengaruh Islam kerajaan Malaka?

10
6.  Bagaimana kondisi kerajaan Aceh di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda?

10
7.  Sebutkan 2 sebab mundurnya kerajaan Aceh!

10
8.  Apa yang melatarbelakangi semangat perang di Aceh sehingga membuat Belanda cukup kewalahan?

10
9. Siapa dan bagaimana siasat Snouck Hurgronje untuk menghancurkan Aceh?

10
10.Bagaimana cara menjaga hubungan politik yang dibangun oleh kerajaan Malaka dengan  kerajaan-kerajaan lain?

10
Jumlah Nilai
100

Pedoman Penilaian:
Rentang Nilai: Nilai = jumlah skor yang diperoleh
Bila peserta didik bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar dan lengkap maka akan mendapatkan nilai 100

Kunci jawaban
1)      a. Di pantai utara Aceh atau sekarang tepatnya di Kabupaten Lhokseumauwe, Aceh Utara, yang berbatasan dengan Selat Malaka
b. Kerajaan Samudra Pasai yang didirikan oleh Marah Silu bergelar Sultan Malik al- Saleh, sebagai raja pertama yang memerintah tahun 1285 – 1297.
2)      Peranan Kerajaan Malaka sebagai penguasa perdagangan di Asia Tenggara terlihat dari ramainya perdagangan yang berpusat di ibukota kerajaan tersebut. Malaka memungut pajak penjualan, bea cukai barang-barang masuk dan keluar yang banyak memasukkan uang ke kas negara. Suatu hal yang penting dari Kerajaan Malaka adalah memiliki undang-undang laut.
3)      Kehidupan perekonomian kerajaan Samudera Pasai sudah terbilang maju. Dengan letaknya yang strategis, maka Samudra Pasai berkembang sebagai kerajaan Maritim, dan bandar transito. Dengan demikian Samudra Pasai menggantikan peranan Sriwijaya di Selat Malaka. Perdagangan di Samudra Pasai semakin ramai dan bertambah maju karena didukung oleh armada laut yang kuat, sehingga para pedagang merasa aman dan nyaman berdagang di Samudra Pasai. Komoditi perdagangan dari Samudra yang penting adalah lada, kapurbarus dan emas. Dan untuk kepentingan perdagangan sudah dikenal uang sebagai alat tukar yaitu uang
emas yang dinamakan Deureuham (dirham).
4)      Pasai juga memiliki kontribusi yang besar dalam pengembangan dan penyebaran agama Islam di nusantara dengan cara mengirimkan beberapa ulama-ulama mereka untuk menyebarkan agama Islam di Jawa.
5)      Sebagai salah satu bandar ramai di kawasan timur dan letaknya yang strategis, Malaka semakin ramai dikunjungi oleh para pedagang Islam seperti dari Gujarat, Arab, Persia. Lambat laun, agama ini mulai menyebar di Malaka. Dalam perkembangannya, raja pertama Malaka, yaitu Prameswara akhirnya masuk Islam pada tahun 1414 M. Dengan masuknya raja ke dalam agama Islam, maka Islam kemudian menjadi agama resmi di Kerajaan Malaka, sehingga banyak rakyatnya yang ikut masuk Islam.
6)      Kesultanan Aceh mengalami masa ekspansi dan pengaruh terluas pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607 - 1636). Pada masa kepemimpinannya, Aceh menaklukkan Pahang yang merupakan sumber timah utama. Selain itu, pada masa pemerintahannya disusun sebuah undang-undang pemerintahan, melakukan diplomasi dengan negara-negara Eropa dan membentuk pertahanan militer yang kuat.
7)      Faktor utama yang menyebabkan semakin mundurnya kekuasaan kerajaan Aceh adalah semakin menguatnya kekuasaan Belanda di wilayah Sumatera hingga akhirnya pecah menjadi perang Aceh yang memakan waktu lama.
-          Perang saudara (intern) akibat dari perebutan kekuasaan antar golongan di Aceh, yakni antara golongan Teuku (gol. bangsawan) dan Tengku (gol. ulama) maupun dari intern golongan ulama sendiri.
8)      Karena kekuatan Islam di Aceh sangat besar dan mampu merangkul banyak orang serta menumbuhkan semangat perang di jalan Allah (Fisabilillah) sehingga perang yang mereka tujukan semata-mata bukan karena ingin merebut kekuasaan tapi juga memerangi kekafiran (Belanda) sehingga semangat mereka sangat sulit untuk dikalahkan.
9)      Dr. Snock Hurgronje adalah seorang seorang ahli dalam agama islam dan melakukan tipu daya serta mencari kelemahan-kelemahan pejuang kerajaan Aceh. Menurutnya, ada dua cara untuk menundukkan Aceh yaitu melakukan pendekatan kepada para bangsawan dan mengangkat putra-putra mereka menjadi pamong praja pada pemerintah Belanda, karena tahu para bangsawan sangat mudah diajak kompromi. Sedangkan, kaum ulama harus dihadapi dengan kekuatan senjata sampai menyerah karena semangat perang fisabilillah sangat sulit untuk ditaklukan.
10)  Paham politik hidup yang diterapkan di Kerajaan Malaka adalah berdampingan secara damai (co-existence policy) yang dijalankan secara efektif. Politik hidup berdampingan secara damai dilakukan melalui hubungan diplomatik dan ikatan perkawinan. Politik ini dilakukan untuk menjaga keamanan internal dan eksternal Malaka.
Format Nilai
No
Nama kelompok
Nama Anggota Kelompok
Nilai
1
Kelompok 1
1.
2.
3.
4

2
Kelompok 2
1.
2.
3.
4

3
Kelompok 3
1.
2.
3.
4

4
Kelompok 4
1.
2.
3.
4

5
Kelompok 5
1.
2.
3.
4

6
Kelompok 6
1.
2.
3.
4





3.            Kompetensi Keterampilan
a.         Teknik: observasi
b.        Bentuk Instrumen: lembar observasi
c.         Kisi-kisi:
1)    Non test
Nama Peserta Didik       : ………………….
Kelas                              : ………………….
Tanggal Pengamatan      : …………………..
Materi Pokok/Tema       : …………………..
No
Aspek Yang Dinalai
Skor
1
2
3
4
1





2





3






Petunjuk Penskoran :
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
Contoh :
Skor diperoleh 14, skor tertinggi 4 x 5 pernyataan = 20, maka skor akhir :
Peserta didik memperoleh nilai :
Sangat Baik  : apabila memperoleh skor  3,34 – 4,00
Baik              : apabila memperoleh skor  2,66 – 3,33
Cukup           : apabila memperoleh skor  1,66 – 2,65
Kurang          : apabila memperoleh skor kurang  1,66








2)    Penugasan Tertulis
Soal
1.      Buatlah Resume tentang kehidupan kerajaan-kerajaan Islam yang ada di selat Malaka (Samudera Pasai, Malaka dan Aceh)
No
Nama Siswa
Skor
Nilai
Ketepatan Isi Resume
A
B
C
D
1






2






3







Keterangan:
A : Sangat tepat (rentang nilai 91-100)
B : Tepat (rentang nilai 76-90)
C : Cukup (rentang nilai 66-75)
D : Kurang (rentang nilai 50-65)










                                                               Padang, 08 Desember 2014
                                                                           Guru Sejarah



                                                                           Rikral Dinata  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar