Selasa, 23 September 2014
Senin, 08 September 2014
Apa Itu Pendidikan??
Baiklah langsung saja kita paparkan beberapa pengertian pendidikan menurut beberapa sumber.
Pada dasarnya pengertian pendidikan ( UU SISDIKNAS
No.20 tahun 2003 ) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata
pendidikan berasal dari kata ‘didik’ dan mendapat imbuhan ‘pe’ dan
akhiran ‘an’, maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau
perbuatan mendidik. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses
pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha
mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan
yaitu: Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak,
adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang
ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota
masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan
setinggi-tingginya.
Pendidikan
adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan
bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang
akan datang.
Sedangkan pengertian pendidikan
menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi) dari
penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang
secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti
termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan
dari manusia.
Dari beberapa pengertian pendidikan menurut ahli
tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah Bimbingan atau
pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak
untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap
melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain.
Demikian pengertian pendidikan, mudah-mudahan bermanfaat.
Sejarah Pendidikan
Definisi Sejarah Pendidikan
http://www.ricral dinata.blogspot.com
A.
Pengertian
Sejarah pendidikan
·
Sejarah pendidikan ialah uraian umum
yang sistematis daripada segala sesuatu yang telah dipikirkan dan dikerjakan
dalam lapangan pendidikan pada waktu yang telah lampau. Sejarah pendidikan
menguraikan perkembangan pendidikan dari dahulu hingga sekarang. Sejarah
pendidikan merupakan bagian daripada sejarah kebudayaan umat manusia karena
mendidik itu berarti pula suatu usaha untuk menyerahkan atau mewariskan
kebudayaan.
·
pengertian sejarah
pendidikan ialah uraian yang sistimatis dari pada segala sesuatu yang telah
difikirkan dan dikerjakan dalam lapangan pendidikan pada waktu yang telah
lampau. Sejarah pendidikan menguraikan perkembangan pendidikan dari dahulu
hingga sekarang.
·
Sejarah pendidikan merupakan sejarah
yang mengkaji pendidikan yang meliputi sistem pendidikan, persekolahan dan
gagasan-gagasan masyarakat tentang pendidikan, keagamaan dan ilmu pengetahuan.
Oleh karena itu, dalam wujud historiografinya, sejarah pendidikan sulit di
bedakan dengan sejarah intelektual jika yang di kaji mengenai gagasan
pendidikan (Supriatna, 2006).
B.
Analisis
Dari
penjelasan-penjelasan tersebut bisa disimpulkan bahwa Sejarah pendidikan ialah kajian
yang membahas Perkembangan pendidikan
dari dahulu sampai sekarang yang meliputi sistem pendidikan, keagamaan dan ilmu
pengetahuan sehingga menghasilkan kebudayaan. Sejarah pendidikan adalah proses
pendidikan yang dikembangkan oleh masyarakat agar bisa bertahan hidup dan
menyesuaikan dengan zamannya sehingga perkembangan pendidikan akan mengalami
perubahan yang disesuaikan dengan zaman.
C. Sumber
Djumhur dan
Danasuparta. 1976. Sejarah Pendidikan. Bandung:
CV Ilmu Bandung
Jumat, 05 September 2014
pulau penyu kabupaten pesisir selatan
Telah dilakukan penelitian
tenatng JENIS PENYU (Sea Turtle) YANG BERTELUR DALAM KAWASAN KONSERVASI LAUT
DAERAH (KKLD) DI PULAU PENYU KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2011 di Kawasan Konservasi Laut
Daerah (KKLD) di Pulau Penyu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Objek
Penelitian adalah jenis penyu yang bertelur dan parameter yang diamati adalah
mengidentifikasi jenis penyu, ukuran panjang dan lebar karapas penyu, keadaan
cuaca, kelandaian pantai, pasang surut air laut, suhu dan salinitas perairan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif. Data
dikumpulkan dengan cara survey dan observasi, pengamatan dilakukan terhadap
penyu yang melakukan pendaratan dan bertelur, mulai dan saat penyu mendekati
pantai, sampai penyu kembali ke laut pada masing-masing zona. Zona I bagian
(Timur),Zona II bagian (Selatan), Zona III bagian (Barat), Zona IV bagian
(Utara).
Pulau Penyu adalah salah satu dari beberapa
pulau-pulau kecil yang terdapat di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Pesisir
Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Sesuai dengan penamaan pulau oleh masyarakat
setempat, karena pulau ini merupakan lokasi persinggahan penyu untuk bertelur,
terutama jenis Penyu Hijau. Secara administratif Pulau Penyu dan
sekitarnya terdapat di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.
Pulau Penyu terletak di perairan laut Samudera Hindia, tepatnya di bagian Barat
Kabupaten Pesisir SelatanPantai Pulau Penyu cocok untuk penyu bertelur karena
pantai yang landai, berpasir halus, mempunyai hamparan yang ditumbuhi rumput
laut dengan rata-rata kemiringan di bawah 30°. Suhu air di Pulau Penyu pada
saat pengukuran berkisar antara 27°C-32°C, sedangkan suhu udara berkisar antara
27°C-30°C. Kondisi suhu ini sangat mendukung penyu berada di sekitar
pulau. Jumlah penyu yang bertelur di Pulau Penyu
selama penelitian adalah sebanyak 5 (lima) ekor Penyu Hijau dengan rata-rata
panjang standar kerapas 100,0 cm, rata-rata panjang minimal kerapas 93,0 cm dan
rata-rata lebar kerapas 83,6 cm. Rabu, 03 September 2014
RPP Kerajaan Hindu Budha
Satuan
Pendidikan : SMA
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Sejarah
Indonesia
Pokok
Bahasan : Kerajaan Hindu
Buddha
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
KOMPETENSI
INTI:
KI-3 : Memahami dan menerapkan
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji
dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
KOMPETENSI DASAR
|
INDIKATOR
|
1.2 Menghayati keteladanan para pemimpin dalam
toleransi antar umat beragama dan mengamalkannya dalamkehidupan sehari-hari.
|
Menunjukkan rasa
syukur terkait keteladanan para pemimpin dalam toleransi antar umat beragama
dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
|
2.2 Meneladani sikap dan tindakan cinta damai,
responsif dan
pro aktif yang
ditunjukkan oleh tokoh sejarah dalam mengatasi masalah sosial dan lingkungannya.
|
Menunjukkan
sikap dan tindakan cinta damai,responsif dan pro aktif yang ditunjukkan oleh
tokoh sejarah dalam mengatasi masalah sosial dan lingkungannya.
|
A.
Tujuan Pembelajaran
1) Mengetahui sumber
informasi keberadaan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.
2) Mengetahui
peninggalan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.
3) Mengetahui hasil
kebudayaan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.
B. Materi Pembelajaran
Karakteristik
Kehidupan Masyarakat dan Pemerintahan pada Masa Kerajaan-Kerajaan Hindu-Buddha
di Indonesia
- kerajaan Sunda Pajajaran
- Kerajaan Majapahit
C.
Metode Pembelajaran
Metode : diskusi,
observasi literatur
D.
Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1) Lingkungan sekitar
2) PowerPoint
Advanced Learning Indonesian History 1
3) In focus
4) Buku teks Facil
Grafindo Advanced Learning Indonesian History 1
5) Buku pendukung
lain
E.
Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan
1) Mengkondisikan
siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait wawasan dasar
siswa tentang
kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.
2) Apersepsi: bertanya
jawab pengetahuan dasar mengenai kerajaan Sunda Pajajaran dan
Majapahit.
3) Menyampaikan inti
tujuan pembelajaran hari ini
2. Inti
Membimbing siswa
secara berkelompok untuk:
Mengamati (Observing)
1) Membaca dari
berbagai sumber belajar yang berkaitan dengan terbentuknya
kerajaan Sunda
Pajajaran.
2) Membaca dari
berbagai sumber belajar tentang keberadaan kerajaan Sunda
Pajajaran di
Indonesia.
3) Menganalisis
sumber informasi mengenai hasil kebudayaan kerajaan Sunda
Pajajaran.
4) Membaca dari berbagai
sumber belajar yang berkaitan dengan terbentuknya
kerajaan Majapahit.
5) Membaca dari
berbagai sumber belajar tentang keberadaan kerajaan Majapahit di
Indonesia.
6) Menganalisis
sumber informasi mengenai hasil kebudayaan kerajaan Majapahit.
Menanya(Questioning)
1) Mengajukan
pertanyaan mengenai sumber mengenai kerajaan Sunda Pajajaran
dan Majapahit.
2) Mengajukan
pertanyaan yang berkaitan dengan hasil kebudayaan kerajaan Sunda
Pajajaran dan
Majapahit.
Pengumpulan Data (Experimenting)
1) Mengumpulkan
data/informasi tentang sumber mengenai keberadaan dan hasil
kebudayaan kerajaan
Sunda Pajajaran.
2) Mengumpulkan
data/informasi tentang sumber mengenai keberadaan dan hasil
kebudayaan kerajaan
Majapahit.
Mengasosiasi (Associating)
1) Mengevaluasi
keberadaan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit dalam bentuk
laporan setelah
menganalisis dan menyimpulkan informasi atau data yang akan
dikumpulkan.
2) Menyimpulkan hasil
kebudayaan dari kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit
dari informasi yang
telah dikumpulkan.
Mengkomunikasikan (Communicating)
1) Menyampaikan hasil
evaluasi dan simpulan tentang sumber sejarah kerajaan
Sunda Pajajaran dan
Majapahit.
2) Mengkomunikasikan
hasil evaluasi dan simpulan tentang hasil kebudayaan
kerajaan Sunda Pajajaran
dan Majapahit dalam bentuk laporan dan
membacakannya.
b) Mendiskusikan
hasil laporan dan menyimpulkan tentang kerajaan Sunda Pajajaran
dan Majapahit.
3.
Penutup
Mendorong siswa untuk
melakukan menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilainilai
yang dapat
dipetik dari aktivitas hari ini.
PENILAIAN
1. Teknik dan Bentuk Instrumen
Teknik
|
Bentuk
Instrumen
|
·
Pengamatan Sikap
|
·
Lembar Pengamatan Sikap
|
·
Tes Tertulis
|
·
Tes Uraian dan Pilihan
|
2. Contoh Instrumen
·
Lembar Pengamatan Sikap
No
|
Aspek
yang Dinilai
|
Kriteria
|
Keterangan
|
||
Sangat
Baik
|
Baik
|
Kurang
Baik
|
|||
1
|
Menunjukkan
rasa syukur kepada Tuhan
|
||||
2
|
Memiliki
rasa ingin tahu
|
||||
3
|
Menunjukkan
ketekunan dan tanggungjawab
dalam belajar
dan bekerja baik secara
individu
maupun berkelompok
|
||||
4
|
Berani
mengakui kesalahan, memberi maaf
dan
memberi maaf kepada orang lain
|
||||
·
Lembar Tes Tertulis
Kerjakan soal-soal
berikut dengan jawaban yang tepat.
1. Jelaskan latar belakang berdirinya kerajaan Majapahit !
2. Jelaskanlah bukti kebesaran kerajaan Majapahit!
3. Tuliskanlah pendapatmu mengenai sosok Raden Wijaya dan Majapahit!
4. Jelaskanlah fungsi candi bagi ajaran Hindu dan Buddha!
5. Jelaskan ciri khas peninggalan kebudayaan
Hindu-Buddha menurut pemahamanmu!
Padang, 03 September 2014
Guru Sejarah
Rikral Dinata
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Oleh
Rikral Dinata
1106583/2011
JURUSAN SEJARAH
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2014
Langganan:
Komentar (Atom)