Blogger Widgets

Senin, 08 September 2014

Apa Itu Pendidikan??

Baiklah langsung saja kita paparkan beberapa pengertian pendidikan menurut beberapa sumber.

Pada dasarnya pengertian pendidikanUU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 ) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata pendidikan berasal dari kata ‘didik’ dan mendapat imbuhan ‘pe’ dan akhiran ‘an’, maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan yaitu: Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.


Sedangkan pengertian pendidikan menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.
Dari beberapa pengertian pendidikan menurut ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain.

Demikian pengertian pendidikan, mudah-mudahan bermanfaat.

Sejarah Pendidikan

Definisi Sejarah Pendidikan 

http://www.ricral dinata.blogspot.com


A.      Pengertian Sejarah pendidikan
·                Sejarah pendidikan ialah uraian umum yang sistematis daripada segala sesuatu yang telah dipikirkan dan dikerjakan dalam lapangan pendidikan pada waktu yang telah lampau. Sejarah pendidikan menguraikan perkembangan pendidikan dari dahulu hingga sekarang. Sejarah pendidikan merupakan bagian daripada sejarah kebudayaan umat manusia karena mendidik itu berarti pula suatu usaha untuk menyerahkan atau mewariskan kebudayaan.
·                pengertian sejarah pendidikan ialah uraian yang sistimatis dari pada segala sesuatu yang telah difikirkan dan dikerjakan dalam lapangan pendidikan pada waktu yang telah lampau. Sejarah pendidikan menguraikan perkembangan pendidikan dari dahulu hingga sekarang.
·                Sejarah pendidikan merupakan sejarah yang mengkaji pendidikan yang meliputi sistem pendidikan, persekolahan dan gagasan-gagasan masyarakat tentang pendidikan, keagamaan dan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, dalam wujud historiografinya, sejarah pendidikan sulit di bedakan dengan sejarah intelektual jika yang di kaji mengenai  gagasan pendidikan (Supriatna, 2006).
B.       Analisis
Dari penjelasan-penjelasan tersebut bisa disimpulkan bahwa Sejarah pendidikan ialah kajian yang membahas  Perkembangan pendidikan dari dahulu sampai sekarang yang meliputi sistem pendidikan, keagamaan dan ilmu pengetahuan sehingga menghasilkan kebudayaan. Sejarah pendidikan adalah proses pendidikan yang dikembangkan oleh masyarakat agar bisa bertahan hidup dan menyesuaikan dengan zamannya sehingga perkembangan pendidikan akan mengalami perubahan yang disesuaikan dengan zaman.
C.       Sumber
Djumhur dan Danasuparta. 1976. Sejarah Pendidikan. Bandung: CV Ilmu Bandung

Jumat, 05 September 2014

pulau penyu kabupaten pesisir selatan





        Telah dilakukan penelitian tenatng JENIS PENYU (Sea Turtle) YANG BERTELUR DALAM KAWASAN KONSERVASI LAUT DAERAH (KKLD) DI PULAU PENYU KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2011 di Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) di Pulau Penyu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Objek Penelitian adalah jenis penyu yang bertelur dan parameter yang diamati adalah mengidentifikasi jenis penyu, ukuran panjang dan lebar karapas penyu, keadaan cuaca, kelandaian pantai, pasang surut air laut, suhu dan salinitas perairan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif. Data dikumpulkan dengan cara survey dan observasi, pengamatan dilakukan terhadap penyu yang melakukan pendaratan dan bertelur, mulai dan saat penyu mendekati pantai, sampai penyu kembali ke laut pada masing-masing zona. Zona I bagian (Timur),Zona II bagian (Selatan), Zona III bagian (Barat), Zona IV bagian (Utara).
              Pulau Penyu adalah salah satu dari beberapa pulau-pulau kecil yang terdapat di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Sesuai dengan penamaan pulau oleh masyarakat setempat, karena pulau ini merupakan lokasi persinggahan penyu untuk bertelur, terutama jenis Penyu Hijau. Secara administratif  Pulau Penyu dan sekitarnya terdapat di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Pulau Penyu terletak di perairan laut Samudera Hindia, tepatnya di bagian Barat Kabupaten Pesisir SelatanPantai Pulau Penyu cocok untuk penyu bertelur karena pantai yang landai, berpasir halus, mempunyai hamparan yang ditumbuhi rumput laut dengan rata-rata kemiringan di bawah 30°. Suhu air di Pulau Penyu pada saat pengukuran berkisar antara 27°C-32°C, sedangkan suhu udara berkisar antara 27°C-30°C. Kondisi suhu ini sangat mendukung penyu berada di sekitar pulau.     Jumlah penyu yang bertelur di Pulau Penyu selama penelitian adalah sebanyak 5 (lima) ekor Penyu Hijau dengan rata-rata panjang standar kerapas 100,0 cm, rata-rata panjang minimal kerapas 93,0 cm dan rata-rata lebar kerapas 83,6 cm.

Rabu, 03 September 2014

RPP Kerajaan Hindu Budha





Satuan Pendidikan    : SMA
Kelas/Semester          : X/1
Mata Pelajaran          : Sejarah Indonesia
Pokok Bahasan         : Kerajaan Hindu Buddha
Alokasi Waktu            : 2 x 45 menit

KOMPETENSI INTI:

KI-3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
KI-4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR
1.2  Menghayati keteladanan para pemimpin dalam toleransi antar umat beragama dan mengamalkannya dalamkehidupan sehari-hari.
Menunjukkan rasa syukur terkait keteladanan para pemimpin dalam toleransi antar umat beragama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
2.2  Meneladani sikap dan tindakan cinta damai, responsif dan
pro aktif yang ditunjukkan oleh tokoh sejarah dalam mengatasi masalah sosial dan lingkungannya.
Menunjukkan sikap dan tindakan cinta damai,responsif dan pro aktif yang ditunjukkan oleh tokoh sejarah dalam mengatasi masalah sosial dan lingkungannya.

A. Tujuan Pembelajaran
1) Mengetahui sumber informasi keberadaan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.
2) Mengetahui peninggalan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.
3) Mengetahui hasil kebudayaan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.

B. Materi Pembelajaran
Karakteristik Kehidupan Masyarakat dan Pemerintahan pada Masa Kerajaan-Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia
- kerajaan Sunda Pajajaran
- Kerajaan Majapahit

C. Metode Pembelajaran
Metode : diskusi, observasi literatur

D. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1) Lingkungan sekitar
2) PowerPoint Advanced Learning Indonesian History 1
3) In focus
4) Buku teks Facil Grafindo Advanced Learning Indonesian History 1
5) Buku pendukung lain

E. Kegiatan Pembelajaran
1. Pendahuluan
1) Mengkondisikan siswa untuk belajar dan memotivasi siswa terkait wawasan dasar
siswa tentang kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit.
2) Apersepsi: bertanya jawab pengetahuan dasar mengenai kerajaan Sunda Pajajaran dan
Majapahit.
3) Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini

2. Inti
Membimbing siswa secara berkelompok untuk:

Mengamati (Observing)
1) Membaca dari berbagai sumber belajar yang berkaitan dengan terbentuknya
kerajaan Sunda Pajajaran.
2) Membaca dari berbagai sumber belajar tentang keberadaan kerajaan Sunda
Pajajaran di Indonesia.
3) Menganalisis sumber informasi mengenai hasil kebudayaan kerajaan Sunda
Pajajaran.
4) Membaca dari berbagai sumber belajar yang berkaitan dengan terbentuknya
kerajaan Majapahit.
5) Membaca dari berbagai sumber belajar tentang keberadaan kerajaan Majapahit di
Indonesia.
6) Menganalisis sumber informasi mengenai hasil kebudayaan kerajaan Majapahit.

Menanya(Questioning)
1) Mengajukan pertanyaan mengenai sumber mengenai kerajaan Sunda Pajajaran
dan Majapahit.
2) Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan hasil kebudayaan kerajaan Sunda
Pajajaran dan Majapahit.

Pengumpulan Data (Experimenting)
1) Mengumpulkan data/informasi tentang sumber mengenai keberadaan dan hasil
kebudayaan kerajaan Sunda Pajajaran.
2) Mengumpulkan data/informasi tentang sumber mengenai keberadaan dan hasil
kebudayaan kerajaan Majapahit.

Mengasosiasi (Associating)
1) Mengevaluasi keberadaan kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit dalam bentuk
laporan setelah menganalisis dan menyimpulkan informasi atau data yang akan
dikumpulkan.
2) Menyimpulkan hasil kebudayaan dari kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit
dari informasi yang telah dikumpulkan.

Mengkomunikasikan (Communicating)
1) Menyampaikan hasil evaluasi dan simpulan tentang sumber sejarah kerajaan
Sunda Pajajaran dan Majapahit.
2) Mengkomunikasikan hasil evaluasi dan simpulan tentang hasil kebudayaan
kerajaan Sunda Pajajaran dan Majapahit dalam bentuk laporan dan
membacakannya.
b) Mendiskusikan hasil laporan dan menyimpulkan tentang kerajaan Sunda Pajajaran
dan Majapahit.

3. Penutup
Mendorong siswa untuk melakukan menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilainilai
yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini.
PENILAIAN
            1. Teknik dan Bentuk Instrumen
Teknik
Bentuk Instrumen
·         Pengamatan Sikap
·         Lembar Pengamatan Sikap
·         Tes Tertulis
·         Tes Uraian dan Pilihan

            2. Contoh Instrumen
·         Lembar Pengamatan Sikap

No

Aspek yang Dinilai
Kriteria

Keterangan
Sangat Baik
Baik
Kurang Baik
1
Menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan




2
Memiliki rasa ingin tahu




3
Menunjukkan ketekunan dan tanggungjawab
dalam belajar dan bekerja baik secara
individu maupun berkelompok




4
Berani mengakui kesalahan, memberi maaf
dan memberi maaf kepada orang lain




           

·         Lembar Tes Tertulis
Kerjakan soal-soal berikut dengan jawaban yang tepat.
   1. Jelaskan latar belakang berdirinya kerajaan Majapahit !
   2. Jelaskanlah bukti kebesaran kerajaan Majapahit!
   3. Tuliskanlah pendapatmu mengenai sosok Raden Wijaya dan Majapahit!
   4. Jelaskanlah fungsi candi bagi ajaran Hindu dan Buddha!
   5. Jelaskan ciri khas peninggalan kebudayaan Hindu-Buddha menurut pemahamanmu!

                                                                                               

 Padang, 03 September 2014
                                                                                     Guru Sejarah

                                                                                      Rikral Dinata












RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )




Oleh
Rikral Dinata
1106583/2011




JURUSAN SEJARAH
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2014